Karakteristik Bangunan Arsitektur Mediterania - dearsitek

dearsitek - Jasa Arsitektur - Arsitektur mediterania

Karakteristik Bangunan Arsitektur Mediterania


Informasi Arsitektur | Arsip Info Arsitektur

dearsitek - Arsitektur Mediterania


Sebenarnya cukup sulit untuk mengungkapkan arsitektur Mediterania di antaranya adalah karena wilayahnya yang sangat luas. Daerahnya meliputi tiga benua, yakni Asia, Afrika, dan juga Eropa. Bagi masyarakat, gaya bangunan yang dibawa oleh orang – orang Spanyol ke wilayah Amerika Serikat ini yang disebut dengan gaya Mediterania. Bangsa Spanyol membawa gaya bangunan ini pada awal abad ke 16. Hal ini menjadikan gaya Mediterania bisa dikatakan berasal dari negeri Spanyol.

Beberapa karakteristik bangunan arsitektur mediterania adalah:

  1. Portico

Salah satu karakteristik dari bangunan yang satu ini bisa dilihat dari serambinya. Pada saat pertama kali seseorang memasuki halaman maka akan terlihat bagaimana bagian depan rumah ini. Pada bagian terasnya ini terdapat tiang penyangga yang tepat berada di depan pintu masuk.

  1. Pilar atau Kolom

Bagian yang menjadikan rumah dengan gaya arsitektur Mediterania akan terlihat mewah yakni kolom. Bagian ini biasanya ada pada portico, jendela, hingga pintu. Unsur pilar atau kolom ini berasal dari arsitektur klasik Yunani dan Romawi. Bahan yang sering dugunakan untuk membuat bagian yang terkesan mewah ini adalah dari batu bata.

  1. Bagian Teras

Rumah dengan bangunan yang elegan ini memiliki ciri khas teras dengan ukuran lebar atau sering juga disebut dengan court yard. Biasanya akan dilengkapi dengan air mancur serta taman. Hal ini dikarenakan pada saat bangsa Moor menguasai Spanyol mereka memberikan pengaruh berupa adanya taman dan air mancur.

  1. Model Genteng

Salah satu ciri khas lainnya dari gaya arsitektur Mediterania ini adalah model atapnya yang bermacam – macam. Ada berbagai bentuk mulai datar, miring, hingga atap pelana. Untuk tambahan juga bisa ditambahkan tritisan atau deep eaves. Tambahan ini akan menjadikan rumah tampak lebih indah untuk dipandang.

  1. Dinding dari Alam

Salah satu perbedaan yang ada dari rumah biasanya adalah penggunaan bahan untuk dindingnya. Rumah dengan gaya bangunan yang satu ini menggunakan bahan tanah liat yang dibakar. Sedang untuk di daerah Amerika Selatan biasanya lebih sering digunakan bahan dari batu alam daripada batu bata. Material ini biasanya akan dibiarkan sehingga nampak tekstur aslinya yang kasar.

WhatsApp chat