Mengenali Ciri Rumah Gaya Mediterania - dearsitek

dearsitek - Jasa Membangun Rumah - Rumah gaya mediterania

Mengenali Ciri Rumah Gaya Mediterania


Informasi Membangun Rumah | Arsip Info Membangun Rumah

dearsitek - Rumah Gaya Mediterania


Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis, sehingga udaranya terasa panas dan gerah. Untuk itu kita harus pandai dalam memilih desain rumah. Salah satu desain arsitektur yang cocok untuk iklim tropis di Indonesia adalah rumah gaya mediterania. Sebab rumah dengan gaya mediterania sangat pas untuk mengantisipasi rasa panas di siang hari dan udara dingin di malam hari. Pembangunan dinding rumah yang tebal bukan tanpa maksud apapun, melainkan untuk membantu bagian dalam rumah agar tetap adem di siang hari dan hangat di malam hari yang dingin. Selain memiliki unsur lengkungan yang cantik pada jendela, pintu dan portico yang merupakan salah satu ciri dari rumah dengan gaya mediterania. Alangkah baiknya jika anda mengenali lebih dulu ciri-ciri rumah gaya mediterania sebelum anda membangunnya.

Berikut adalah cara mengenali rumah gaya mediterania

1. Memiliki teras yang lebar

Teras yang lebar dengan selasar yang luas dan court yard yang kebanyakan dilengkapi dengan air mancur merupakan salah satu ciri rumah gaya mediterania pada umumnya. Dengan adanya air mancur kecil itu bisa membuat suhu ruangan dalam rumah menjadi tetap dingin dan nyaman. Ruangan teras atau selasar ini biasanya digunakan sebagai ruang duduk atau ruang makan keluarga.

2. Terinspirasi dari alam

Alam merupakan sumber inspirasi yang tidak ada matinya. Mulai dari pemilihan material bahan baik untuk finishing lantai, dinding dan bahkan plafon. Misalnya dinding dibuat dengan tekstur yang kasar dan terkesan sangat alami. Dengan iklim yang panas dan kering, tetapi sering turun hujan, maka biasanya menggunakan atap yang datar semi miring dan tanpa teritis.

3. Menggunakan warna-warna yang semi lembut

Seperti pada bangunan-bangunan bangsa Yunani yang menggunakan warna biru dipadukan dengan warna putih. Sementara di Afrika Utara terinspirasi dari padang pasir dan warna tanah pada Delta Sungai Nil. Ada juga di beberapa wilayah yang terinspirasi landscape elok di Mediterania, misalnya pepohonan cyprus yang hijau, bunga matahari yang kuning cerah serta anggur yang merah.

4. Ukuran jendela

Ukuran jendela rumah dengan gaya mediterania di negara  asal memang di buat kecil-kecil, tapi banyak. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi perubahan suhu mendadak.

Demikian beberapa ciri dari rumah gaya Mediterania, rumah yang akarnya berasal dari bangsa Yunani kuno ini juga bisa diterapkan di Indonesia. Semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat bagi anda yang ingin membangun sebuah rumah.

WhatsApp chat